Ketersediaan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 yang Terisi 30,7 Persen Ceklis Satu

Ketersediaan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 yang Terisi 30,7 Persen

BOGOR, Ceklissatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya menjaga ketersediaan rumah sakit untuk penanganan Covid-19.

Hal itu sejalan dengan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) dan ICU di rumah sakit rujukan Covid-19 terus mengalami penuruan di Kota Bogor.

Begitu juga penurunan jumlah pasien Covid-19. Hal ini tidak terlepas dari upaya Pemkot Bogor serta sinergi seluruh stakeholder dalam meningkatkan angka kesembuhan serta melakukan penanganan mulai dari hulu hingga hilir.

Apalagi saat ini Kota Bogor ada Polisi RW Siaga Covid-19 dipadukan dengan Tim Pemburu Pelanggar PPKM yang siap menindak para pelanggar protokol kesehatan.

Data Dinas Kesehatan Kota Bogor per Selasa (6/4/2021) menunjukan jumlah tempat tidur isolasi yang terisi hanya 30,7 persen. Angka ini jauh di bawah ambang batas BOR menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 60 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Dr Sri Nowo Retno menjelaskan, dari total 809 tempat tidur isolasi di 21 rumah sakit rujukan yang disiapkan, saat ini hanya terisi 248 atau 30,7 persen. Padahal, sebelumnya BOR di Kota Bogor sempat menembus angka 88 persen pada Januari 2021 lalu.

Juru bicara Rumah Sakit (RS) Lapangan Kota Bogor Armein Sjuhari Rowi, mengatakan penurunan juga terjadi di RS Lapangan Covid-19 Kota Bogor tercatat jumlah tempat tidur yang terisi hanya 10 unit atau 15 persen dari total yang disiapkan 64 unit.

Adapun 10 pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat di RS Lapangan Kota Bogor, enam pasien berasal dari Kota Bogor dan empat pasien lainnya berasal dari luar Kota Bogor.

Menurut Retno, tren penularan Covid-19 di Kota Bogor saat ini sudah menurun dan relatif terkendali. Penurunan tren penularan Covid-19 di Kota Bogor kemungkinan besar karena sebagian warga Kota Bogor telah menerima vaksin Covid-19 pada tahap pertama dan tahap kedua.

Sementara dari data Dinas Kesehatan Kota Bogor yang telah menerima vaksin Covid-19 sudah mencapai hampir 40.000 masyarakat Kota Bogor yakni, tenaga kesehatan, orang yang bekerja pada sektor pelayanan publik, serta warga lanjut usia (lansia).

“Bisa saja kemungkinan faktor vaksinasi. Jadi, andaikan terpapar juga tidak berat sehingga tidak perlu dirawat di rumah sakit,” terangnya.

Retno menambahkan, selain BOR yang menurun, angka kesembuhan di Kota Bogor naik menjadi 92,16 persen (lebih tinggi dari Jawa Barat dan Nasional). Kemudian angka kasus aktif di Kota Bogor juga turun menjadi 6,6 persen (lebih rendah dari Jawa Barat dan Nasional). Sedangkan angka kematian akibat Covid-19 di Kota Bogor 1,6 persen (lebih rendah dari angka kematian Nasional).

Meski demikian, Retno meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah.

“Meskipun tren kasus menurun dan sudah ada vaksinasi, bukan berarti kita sudah bebas pandemi. Sehingga kami imbau kepada masyarakat harus tetap waspada terhadap penularan Covid-19 dan tetap patuhi protokol kesehatan 5M,” ujar Retno.

Retno merinci, pada Rabu (7/4/2021) dari jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor yakni 14.229 kasus, dinyatakan sembuh sebanyak 13.114 kasus, serta meninggal dunia 226 kasus, sehingga kasus positif yang masih sakit dan dalam perawatan ada 889 kasus.

 

Editor: Ayatullah

Latest news

Jaga Ketertiban, Operasi Keselamatan Lodaya Ciamis Amankan Puluhan Motor

CIAMIS, Ceklissatu.com - Satuan Lalu Lintas kembali merazia puluhan kendaraan roda dua yang melintas di wilayah hukum Polres Ciamis. Razia ini dilakukan dalam rangka...

Ngabuburit Ala Warga Kampung Sudi Mampir Cimanggis Cari Lobster

BOGOR, Ceklisaatu.com--Anak - anak dan Remaja di Kampung Sudi Mampir Desa Cimanggis, Bojong Gede setiap Ramadhan selu melakukan hal unik saat ngabururit menunggu berbuka...

Kemendikbud dan Kemenkeu Kolaborasi Perkuat SDM Unggul di Bidang Pendidikan

BOGOR, Ceklissatu.com – Untuk menghadapi perubahan teknologi, sosial, dan lingkungan yang sedang terjadi secara global, SDM Indonesia di masa depan harus memiliki kompetensi global...

Viral, Lempar Bocah Kekubangan Air

BOGOR, Ceklissatu.com - Aksi bocah yang dilepar oleh orang dewasa kekubangan air ke kebun Kopi, Desa Bantar Jati, Kecamatam Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat...

Related news

Jaga Ketertiban, Operasi Keselamatan Lodaya Ciamis Amankan Puluhan Motor

CIAMIS, Ceklissatu.com - Satuan Lalu Lintas kembali merazia puluhan kendaraan roda dua yang melintas di wilayah hukum Polres Ciamis. Razia ini dilakukan dalam rangka...

Ngabuburit Ala Warga Kampung Sudi Mampir Cimanggis Cari Lobster

BOGOR, Ceklisaatu.com--Anak - anak dan Remaja di Kampung Sudi Mampir Desa Cimanggis, Bojong Gede setiap Ramadhan selu melakukan hal unik saat ngabururit menunggu berbuka...

Kemendikbud dan Kemenkeu Kolaborasi Perkuat SDM Unggul di Bidang Pendidikan

BOGOR, Ceklissatu.com – Untuk menghadapi perubahan teknologi, sosial, dan lingkungan yang sedang terjadi secara global, SDM Indonesia di masa depan harus memiliki kompetensi global...

Viral, Lempar Bocah Kekubangan Air

BOGOR, Ceklissatu.com - Aksi bocah yang dilepar oleh orang dewasa kekubangan air ke kebun Kopi, Desa Bantar Jati, Kecamatam Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here